PEKANBARU, (BA) — Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan dukungan terhadap rencana pergantian Tugu Zapin yang berada di bundaran depan Kantor Gubernur Riau. Menurutnya, tugu tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Riau, sehingga Pemerintah Kota Pekanbaru berada pada posisi mendukung kebijakan yang ditetapkan dalam rangka penataan kota.
Agung menilai, dukungan Pemerintah Kota Pekanbaru menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antar pemerintah, khususnya dalam menata wajah ibu kota provinsi agar tampil lebih representatif dan sesuai dengan perkembangan saat ini.
Ia menyebut bahwa kondisi fisik Tugu Zapin yang telah lama berdiri menunjukkan penurunan kualitas. Sejumlah bagian struktur dinilai sudah mulai rapuh dan tidak lagi berada pada kondisi optimal sebagai ikon daerah.
“Strukturnya sudah cukup lama berdiri dan mulai rapuh. Bahkan beberapa bagian besinya juga sudah hilang, sehingga fungsinya sebagai ikon utama daerah tidak lagi maksimal,” ungkapnya.
Wali Kota menyampaikan, apabila dilakukan pergantian dengan tugu baru, hal itu dinilai lebih tepat dari sisi perencanaan pembangunan maupun efektivitas anggaran. Selain itu, ikon baru dapat memberikan tampilan visual yang lebih kuat sekaligus memiliki makna filosofis yang lebih relevan dengan kebutuhan saat ini.
Menurutnya, pembaruan ikon tersebut diharapkan tetap mengusung nilai budaya dan identitas Melayu Riau, namun dengan desain yang lebih modern agar mampu menjadi simbol kebanggaan masyarakat.
“Ikon baru diharapkan dapat lebih menonjolkan identitas Melayu Riau, tetapi tetap tampil modern dan selaras dengan perkembangan zaman,” ujarnya.
Agung berharap rencana pergantian tersebut dapat direalisasikan dengan baik dan terencana, sehingga menghadirkan dampak positif bagi citra Provinsi Riau. Ia juga menilai, jika ikon baru berhasil diwujudkan, maka hal ini dapat menjadi warisan pembangunan yang penting dalam masa kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau.
“Harapannya, pada tahun 2026 nanti, Riau sudah memiliki ikon baru yang membanggakan, menjadi penanda kemajuan, serta memperkuat citra Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi,” tutupnya.







