Wawako Pekanbaru Terima Audiensi Wawako Tebing Tinggi, Bahas Replikasi Inovasi Pelayanan Publik

Uncategorized3 Dilihat

PEKANBARU, (BA) – Pemerintah Kota Pekanbaru menerima kunjungan audiensi dari Pemerintah Kota Tebing Tinggi. Audiensi berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Gedung Utama Kantor Wali Kota Pekanbaru, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (5/3/2026), dan dipimpin langsung Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar bersama Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Chairil Mukmin Tambunan.

Dalam pertemuan tersebut, Markarius menyampaikan bahwa agenda utama audiensi adalah bertukar informasi dan pengalaman mengenai pengembangan inovasi daerah, khususnya inovasi pelayanan publik yang dijalankan oleh perangkat daerah di lingkungan Pemko Pekanbaru.

“Kota Pekanbaru mendapatkan nilai yang cukup tinggi dalam hal inovasi daerah. Maka Pak Wakil Walikota Tebing Tinggi melakukan kunjungan untuk audiensi soal inovasi-inovasi daerah ini,” ujarnya.

Markarius menjelaskan, inovasi di Pemko Pekanbaru tidak hanya lahir dari satu instansi, tetapi tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kecamatan. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa pemerintah kota sempat melakukan pendataan khusus agar inovasi yang telah berjalan dapat tercatat dan dilaporkan secara resmi.

“Saya ingat bahwa pada sekitar November lalu kita bersama Walikota Pekanbaru sampai mengumpulkan kepala OPD untuk mendata inovasi yang ada. Karena banyak inovasi OPD yang belum dilaporkan,” jelasnya.

Ia berharap paparan inovasi yang disampaikan dalam audiensi dapat menjadi referensi bagi Pemko Tebing Tinggi, baik untuk diterapkan maupun disesuaikan dengan kebutuhan daerahnya. Pemko Pekanbaru juga mendorong agar budaya inovasi terus dikembangkan, sehingga pelayanan publik semakin cepat, mudah, dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu turut disampaikan daftar 10 inovasi terbaik kategori OPD–BUMD pada Lomba Inovasi Daerah Pekanbaru tahun ini. Inovasi dengan nilai tertinggi diraih SIAP MPP Pekanbaru (DPMPTSP) oleh Muhamad Algivari dengan 518 poin. Disusul Portal Iman dari Kecamatan Marpoyan Damai (oleh Nico Chandra) dengan 506 poin, serta ICi (Ilmuwan Cilik) dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (oleh Orititovya) juga dengan 506 poin.

Berikutnya, Dipikar Mas Tenar dari Dinas Kesehatan (oleh Nel Afni L) meraih 503,5 poin, serta Lomak Rumbai dari Kecamatan Rumbai mencatat 501,5 poin. Di jajaran berikutnya terdapat ASIAP dari Bapenda (oleh Fauzan Effendi) dengan 496 poin, dan SIGESIT TEGAS dari Dinas Pertanahan (oleh Mayli Fadhilah) dengan 478 poin.

Sementara itu, inovasi Mobil Pak AMAN dari Dinas Ketahanan Pangan (oleh Dinal Husna) meraih 457 poin. Dua inovasi lain yang sama-sama mengantongi 448 poin ialah Smart Water for Smart City dari BUMD Perumda Air Minum Tirta Siak (oleh Febriani Novita Dewi) dan Panic Button dari Kecamatan Bukitraya (oleh Tengku Ardi Dwisasti).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *