Ditegur Melanggar Aturan Parkir, Petugas Dishub Kota Bandung Dianiaya

News582 Dilihat

Bandung, Bilikanalogi.web.id Kejadian bermula saat anggota melakukan pengaturan dan melihat ada pengendara yang parkir dengan cara yang tidak benar. Setelah ditegur, pelaku menganiaya korban (Petugas Dishub Kota Bandung) karena tidak terima teguran dengan cara melemparkan semangkuk bubur ke kepala korban, sehingga menyebabkan korban mengalami pendarahan.

Dilansir dari laman bandung.go.id, Menurut laporan Humas Polrestabes Bandung, kronologi kejadiannya adalah sebagai berikut:

– Petugas Dishub Kota Bandung menghampiri pengendara yang parkir di bawah rambu larangan parkir di Jalan Diponegoro.
– Ketika petugas melihat bahwa pemilik kendaraan masih makan bubur, mereka memberinya waktu.
– Setelah sekitar 10 menit, petugas kembali memanggil. Namun, panggilan itu tidak digubris.
– Adu mulut pun terjadi antara pemilik kendaraan dengan petugas kepolisian.
– Tiba-tiba, pelaku yang melanggar aturan parkir melemparkan semangkuk bubur yang mengenai kepala bagian belakang salah satu Petugas Dishub Kota Bandung dan menyebabkan luka.
– Pelaku juga menodongkan senjata tajam ke arah petugas polisi dengan nada mengancam dan kemudian meninggalkan tempat kejadian dengan kendaraannya.
– Beberapa rekan korban mengejar pelaku. Ketika mereka tiba di dekat Jalan Ahmad Yani-Riau, kendaraan dan pelaku berhasil ditangkap.
– Rekan-rekannya membawa pelaku ke kantor Polrestabes Bandung untuk diproses lebih lanjut.

baca juga Tingkatkan Infrastruktur Masyarakat, Pemko Pekanbaru Gesa Perbaikan Jalan Rusak

Setelah kejadian ini, PJ Walikota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, meminta kepada seluruh warga Bandung dan wisatawan yang berkunjung ke Bandung untuk mengikuti peraturan yang ada di Bandung.

Hal ini menyangkut rambu-rambu lalu lintas dan aturan-aturan lain untuk mengedepankan keramahan di kota Bandung.

“Nikmati suasana di Bandung dengan mengikuti aturan yang ada. Kalau ada larangan parkir, jangan dilanggar,” himbaunya.

Sekadar informasi, pegawai Dishub Kota Bandung tersebut sempat dirawat di rumah sakit. Sementara itu, pelaku dan kasusnya sudah diproses oleh pihak kepolisian Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *