Ribuan Warga Padati CFD Gajah Mada, Konser Kemanusiaan Sumatera–Palestina Gaungkan Solidaritas Bersama Wali Band

PEKANBARU, (BA) — Ribuan warga memadati kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Gajah Mada, Kota Pekanbaru, pada Ahad (25/1/2026) dalam kegiatan Konser Kemanusiaan Sumatera–Palestina yang menghadirkan penampilan Wali Band. Konser yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini menjadi momentum solidaritas terbuka bagi masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap rakyat Palestina serta warga di sejumlah daerah Sumatera yang terdampak bencana alam.

Sejak pagi, suasana kawasan CFD tampak ramai dipenuhi masyarakat dari berbagai kalangan. Selain menikmati hiburan musik, para peserta juga ikut larut dalam rangkaian aksi kemanusiaan yang dikemas secara damai, penuh semangat kebersamaan, dan bernuansa kepedulian sosial.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, unsur Forkopimda Kota Pekanbaru, serta berbagai elemen masyarakat yang ikut menyuarakan dukungan kemanusiaan.

Bendera Merah Putih dan Palestina Dibentangkan Sepanjang Jalan

Salah satu momen yang paling menyita perhatian dalam kegiatan ini adalah pembentangan Bendera Merah Putih dan Bendera Palestina berukuran raksasa yang dibawa menyusuri sepanjang Jalan Gajah Mada. Aksi simbolik ini melibatkan tim Pramuka yang turut mengawal jalannya kegiatan, termasuk keterlibatan anak-anak Pramuka yang menambah semarak dan menjadi perhatian warga.

Pembentangan bendera tersebut disertai orasi kemanusiaan dan seruan solidaritas yang menggema, sebagai bentuk dukungan moral bagi rakyat Palestina dan para korban bencana di wilayah Sumatera.

Wawako Sampaikan Salam Wali Kota yang Sedang Bertugas ke Jepang

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyampaikan salam dari Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas ke luar negeri. Ia menyebut Wali Kota tengah menghadiri undangan di Jepang terkait pembahasan dan pengelolaan sampah.

“Kita hari ini hadir mewujudkan kepedulian kita, baik untuk musibah di Sumatera maupun di Palestina. Semoga diberkahi kegiatan kita ini,” ujar Markarius di hadapan ribuan peserta.

Markarius menegaskan bahwa konser kemanusiaan ini bukan sekadar kegiatan hiburan semata. Menurutnya, acara tersebut merupakan panggilan nurani dan bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap sesama, terutama atas penderitaan rakyat Palestina yang masih membutuhkan perhatian dunia internasional.

“Ini bukti dukungan kita kepada saudara-saudara kita di Palestina. Kita mendukung kemerdekaan Palestina. Kita kirimkan pesan bahwa Palestina tidak sendiri,” tegasnya.

Masyarakat Berharap Donasi Bantu Korban Musibah

Partisipasi masyarakat tampak tinggi dalam acara tersebut. Salah satu warga yang hadir, Ajrin Ajaza, mengungkapkan harapannya agar kegiatan solidaritas ini benar-benar memberi dampak positif bagi para korban.

“Semoga dengan adanya acara ini bisa mengurangi beban dan membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, baik di Sumatera maupun di Palestina,” ujarnya.

Markarius juga mengajak masyarakat Pekanbaru agar semangat solidaritas tidak berhenti pada satu kegiatan saja, namun terus dirawat dalam kehidupan sosial sehari-hari. Ia bahkan turut menyampaikan dukungan secara langsung melalui penampilan bersama Jaza Nasyid di atas panggung konser.

Penggalangan Dana Capai Miliaran Rupiah

Selain konser musik, rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi penggalangan dana kemanusiaan. Markarius menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru telah menyalurkan bantuan dari APBD masing-masing sebesar Rp1 miliar untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sementara itu, hasil donasi masyarakat yang dihimpun dalam kegiatan tersebut telah mencapai lebih dari Rp2 miliar. Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu rakyat Palestina serta warga Sumatera yang terdampak bencana alam.

Pemerintah Kota Pekanbaru menyampaikan apresiasi atas besarnya partisipasi masyarakat dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Markarius berharap semangat kemanusiaan dan solidaritas yang tumbuh melalui Konser Kemanusiaan Sumatera–Palestina dapat menjadi contoh positif dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Sumber : kiblatriau.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *