Pemko Pekanbaru Bangun Tugu Ikonik di Simpang Arifin Ahmad–Sudirman, Didukung CSR RS Awal Bross

PEKANBARU, (BA) — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana membangun ikon baru berupa tugu di persimpangan sebidang Jalan Arifin Ahmad–Jalan Jenderal Sudirman. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah kota sekaligus menghadirkan simbol baru yang representatif dan selaras dengan tata ruang kawasan tersebut.

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menyampaikan bahwa proyek pembangunan tugu tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp4 miliar. Namun, pelaksanaannya tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Alhamdulillah, kamarin kita rapat, kita mengundang beberapa perusahaan dan Alhamdulillah Rp4 miliar itu akan dibangun oleh RS Awal Bross. Ini tentu bantuan yang luar biasa,” ucap Walikota Agung, pada safari Ramadhan perdana di Masjid Baitul Amanah di Perum Bukit Barisan, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya, Kamis (19/2/2026) sore.

Menurut Agung, pembukaan persimpangan sebidang di kawasan tersebut tidak semata-mata untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, khususnya di depan kawasan Purna MTQ. Lebih dari itu, pemerintah ingin mengoptimalkan potensi estetika kota.

“Tapi juga untuk bagaimana bisa menampilkan pemandangan indah dari purna MTQ. Selama ini, MTQ itu hanya dilihat lewat saja, jarang dilihat sebagai pemandangan yang indah,” ujar Walikota Agung.

Ia menambahkan, pembangunan tugu dan penataan kawasan tersebut diharapkan mampu menghadirkan identitas visual baru bagi Pekanbaru, sekaligus memperkuat citra kota yang tertata dan modern.

“Jadi, kita ingin setiap sudut kota kita memiliki cerita dan kebanggaan tersendiri, sehingga siapa pun yang melintas akan merasakan kenyamanan dan keindahan wajah Pekanbaru,” tutupnya.

Melalui kolaborasi dengan pihak swasta, Pemko Pekanbaru optimistis proyek ini dapat menjadi contoh sinergi positif dalam pembangunan kota, sekaligus menghadirkan ikon baru yang membanggakan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *