PEKANBARU, (BA) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mempercepat pembenahan infrastruktur di ibu kota Provinsi Riau. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, strategi pembangunan kini semakin mengedepankan kolaborasi dengan pihak swasta tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Langkah terbaru yang segera direalisasikan adalah pembangunan bundaran di depan Mall Pekanbaru (MP), Jalan Jenderal Sudirman. Proyek ini digadang-gadang menjadi salah satu ikon baru Kota Bertuah.
Proyek Tanpa Bebani APBD
Wali Kota Agung Nugroho menegaskan bahwa pembangunan Bundaran MP sepenuhnya didukung oleh pihak swasta, khususnya manajemen Mall Pekanbaru.
“Bundaran MP ini dibantu oleh pihak Mall Pekanbaru. Anggarannya cukup mahal, hampir Rp3 miliar,” ujar Agung, Rabu (25/2/2026).
Dengan pola kemitraan ini, Pemko dapat tetap mendorong percepatan pembangunan tanpa harus mengalokasikan dana APBD.
Penataan U-Turn dan Wajah Kawasan
Selain membangun bundaran, Pemko juga akan melakukan penataan ulang kawasan sekitar. Fasilitas putar balik (U-turn) yang ada saat ini akan direkonstruksi agar lebih tertib sekaligus estetis.
Penataan ini diharapkan mampu memperlancar arus lalu lintas di salah satu koridor utama Kota Pekanbaru tersebut.
Usung Nuansa Budaya Melayu
Bundaran MP dirancang tidak sekadar sebagai simpul lalu lintas, tetapi juga sebagai landmark kota. Desainnya akan mengangkat konsep budaya Melayu yang menjadi identitas daerah.
Fasilitas yang direncanakan meliputi:
-
Ornamen bernuansa Melayu
-
Air mancur sebagai elemen estetika
-
Area spot foto bagi masyarakat
-
Videotron berukuran besar
Pemko bahkan menargetkan tampilan kawasan ini memiliki daya tarik visual menyerupai Bundaran HI di Jakarta.
“MP kita minta untuk memasang videotron yang besar. Kita ingin buat seperti Bundaran HI di Jakarta,” tegas Agung.
Dorong Wajah Baru Kota Pekanbaru
Pembangunan Bundaran MP menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru menghadirkan ruang kota yang lebih modern, tertata, dan representatif. Pemerintah berharap kolaborasi dengan sektor swasta terus berlanjut untuk mempercepat transformasi pembangunan kota.
Dengan konsep yang menggabungkan fungsi lalu lintas, estetika, dan budaya lokal, Bundaran MP diharapkan menjadi magnet baru sekaligus kebanggaan masyarakat Pekanbaru.












