JAKARTA, (BA) — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penertiban konsesi sumber daya alam (SDA) yang tidak dikelola atau tidak menunjukkan aktivitas nyata selama lebih dari dua tahun. Pemerintah diminta mengambil tindakan tegas, termasuk mencabut izin konsesi yang tidak dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Prabowo menegaskan bahwa pemberian konsesi harus dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kemampuan pihak penerima dalam mengelola sumber daya alam. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan kekayaan negara dikelola secara optimal demi kepentingan masyarakat.
“Kalau kita bicara pemerintah kita, kita harus tahu tanggung jawab kita kepada rakyat. Pemerintah itu bekerja untuk rakyat. Karena itu, kita tidak boleh terlalu mudah membagi-bagi konsesi. Kita harus teliti yang kita percayakan konsesi itu, dia benar punya kemampuan atau tidak untuk menjalankan,” kata Prabowo dalam sambutannya di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Untuk memastikan pemanfaatan SDA berjalan produktif, Presiden menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar menindaklanjuti konsesi yang tidak menunjukkan kegiatan nyata. Ia menekankan, izin yang tidak dikerjakan selama lebih dari dua tahun harus dicabut.
Prabowo juga mengingatkan agar sikap ramah dan terbuka bangsa Indonesia tidak menjadi alasan untuk membiarkan pengelolaan sumber daya alam berjalan tanpa hasil yang jelas.
“Kita hormati siapa pun. Saya berkali-kali menyampaikan, bangsa Indonesia ini dasarnya adalah bangsa yang santun, bangsa yang ramah, bangsa yang suka dengan tamu. Dasar kita begitu, tapi kadang-kadang keramahan kita, kebaikan kita, kadang-kadang menjadi naif,” ujarnya.
Menurut Prabowo, penertiban konsesi merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kekayaan nasional agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Potensi ekonomi dan sumber daya alam Indonesia, kata dia, perlu dikelola dengan tata kelola yang baik sehingga hasilnya dapat dirasakan secara lebih merata.
“Kita kuat dan kita kaya. Tapi sekarang masalahnya adalah bagaimana kita kelola itu supaya bisa dirasakan langsung oleh rakyat kita yang paling memerlukan. Ini tantangan kita,” tutur Prabowo.
Penegasan tersebut menyoroti pentingnya evaluasi terhadap pemanfaatan konsesi SDA, termasuk memastikan izin yang diberikan benar-benar dijalankan oleh pemegangnya. Dengan pengelolaan yang lebih terarah, kekayaan alam diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat.







