PEKANBARU, (BA) — Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM secara resmi membuka Kejuaraan Kota (Kejurkot) V Basket antar klub yang digelar oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Pekanbaru. Kejuaraan ini akan berlangsung selama 16 hari, mulai 16 hingga 31 Januari 2026, dan dipusatkan di GOR Tribuana, Pekanbaru.
Ajang tahunan tersebut memperebutkan Piala Wali Kota Pekanbaru dan menjadi salah satu agenda pembinaan olahraga yang dinilai penting dalam memperkuat perkembangan basket di daerah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Agung menegaskan bahwa Kejurkot V tidak hanya dipandang sebagai kompetisi rutin, tetapi harus menjadi bagian dari upaya pembinaan jangka panjang yang melibatkan berbagai unsur, termasuk klub, organisasi, dan pihak swasta.
“Kejurkot V merupakan kejuaraan kelima yang digelar Perbasi Pekanbaru dalam kurun waktu 2,5 tahun terakhir. Seluruh pembiayaan kejuaraan bersumber dari dukungan sponsor dan Perbasi Pekanbaru sebagai wujud inovasi serta sinergi dengan dunia usaha. Ini patut kita apresiasi,” ujar Agung.
10 Klub Bertanding, Libatkan Ratusan Atlet Usia Muda
Kejurkot V Perbasi Pekanbaru diikuti oleh 10 klub basket dengan total 924 atlet, yang berasal dari berbagai kelompok umur (KU) yaitu 10, 12, 14, 16, dan 18 tahun, baik putra maupun putri. Menariknya, seluruh klub peserta tercatat memiliki pembinaan sejak kelompok umur 10 tahun, menandakan bahwa proses regenerasi atlet sudah berjalan sejak usia dini.
Selama pelaksanaan kejuaraan, panitia menjadwalkan 130 pertandingan, yang menunjukkan tingginya antusiasme peserta dan besarnya ruang kompetisi bagi atlet muda di Pekanbaru.
Panitia Siapkan Undian Hadiah untuk Meriahkan Kejuaraan
Ketua Panitia Kejurkot V, Andi OH, menyampaikan bahwa selain pertandingan, pihaknya juga menyiapkan berbagai hadiah undian menarik sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk menambah semarak kejuaraan.
“Di antaranya 2 sepeda listrik, 2 smart TV, 2 smart watch, 2 kulkas, dan 2 dispenser,” ujar Andi.
Perbasi: Kejurkot Jadi Penguat Ekosistem Basket Pekanbaru
Sementara itu, Ketua Perbasi Pekanbaru Victor Yonathan menegaskan bahwa Kejurkot V bukan sekadar arena perebutan gelar, tetapi juga menjadi sarana pembinaan berkelanjutan sekaligus penguatan ekosistem basket di Pekanbaru melalui kerja sama antara organisasi, klub, dan sektor swasta.
Dengan skala penyelenggaraan yang besar, jumlah atlet yang banyak, serta durasi pelaksanaan yang lebih panjang dibanding tahun-tahun sebelumnya, Kejurkot V diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi yang dapat membawa nama Pekanbaru bersaing di level regional hingga nasional.
“Dengan skala besar, jumlah atlet terbanyak, serta durasi terpanjang, Kejurkot V Perbasi Pekanbaru diharapkan menjadi tonggak penting lahirnya atlet-atlet basket berprestasi,” harapnya.









