PEKANBARU, (BA) — Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Medan, Furugori Toru, melakukan kunjungan resmi ke Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Selasa (20/1/2026). Kunjungan ini menjadi langkah awal penguatan hubungan serta peluang kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dengan pihak Jepang di berbagai sektor strategis.
Setibanya di Pekanbaru, Konjen Jepang langsung menyambangi Kantor Wali Kota Pekanbaru yang berada di kawasan Komplek Perkantoran Tenayan Raya. Kedatangan Furugori Toru disambut langsung oleh Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM di ruang kerja Wali Kota, dalam suasana ramah dan penuh kehangatan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan. Salah satu fokus pembahasan ialah kerja sama di bidang pendidikan, termasuk rencana pertukaran pemuda antara Pekanbaru dan Jepang sebagai bentuk peningkatan wawasan serta pengalaman generasi muda.
“Ke depan ada rencana pertukaran pemuda Kota Pekanbaru dan Jepang dalam bidang pendidikan,” ujar Wali Kota Agung.
Tidak hanya itu, Wali Kota juga menyampaikan rencana yang lebih luas, yakni membuka peluang pengiriman tenaga pendidik ke Jepang guna mempelajari sistem pendidikan dan budaya kerja yang dapat diterapkan di Pekanbaru.
“Begitu juga nanti kita akan mengirim guru ke Jepang, supaya nanti dapat mencontoh dan dilaksanakan di Kota Pekanbaru,” jelasnya.
Selain sektor pendidikan, pembahasan juga mencakup dukungan Jepang terhadap upaya pengendalian banjir di Pekanbaru. Wali Kota berharap adanya bantuan maupun kerja sama teknis dari Jepang dapat memberi kontribusi dalam penanganan persoalan banjir yang selama ini menjadi perhatian.
“Bantuan dari Negara Jepang, semoga bisa membantu penanganan banjir di Pekanbaru,” ucapnya.
Sementara itu, Konjen Jepang di Medan Furugori Toru menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Pekanbaru. Ia mengaku terkesan dengan perkembangan Kota Pekanbaru, khususnya dalam menjaga kebersihan dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan.
Furugori juga menilai Pekanbaru menunjukkan keseriusan dalam mempertahankan konsep kota hijau (Green City), sejalan dengan upaya penghijauan yang tengah digencarkan oleh Pemko Pekanbaru. Selain itu, ia turut menyoroti kekuatan identitas Pekanbaru sebagai kota budaya yang tetap menjaga nilai-nilai Melayu.
“Kota Pekanbaru sangat menjaga lingkungan, mempertahankan Green City. Pekanbaru juga merupakan kota budaya, menjaga budaya Melayu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Agung turut menjamu Konjen Jepang dengan memperkenalkan kuliner khas daerah, salah satunya mie sagu Riau. Hidangan lokal tersebut mendapat respons positif dari Furugori Toru yang mengaku menyukai cita rasa makanan yang disajikan.
Ia menilai sajian tersebut tidak hanya unik, tetapi juga mudah diterima dan berkesan.









