Lima Mahasiswa Universitas Islam Riau Ikuti Student Mobility di INTI Malaysia, Perluas Wawasan Global

Pendidikan14 Dilihat

Pekanbaru, (BA) – Universitas Islam Riau (UIR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan dengan mengirim lima mahasiswa terbaik untuk mengikuti Program Student Mobility di INTI International University Malaysia selama satu semester.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Nazirah Azwa (Hubungan Internasional – FISIPOL), Aurora Anindita Amjad (Administrasi Bisnis – FISIPOL), Khairunnisa Nurul Aini Tarigan (Pendidikan Bahasa Inggris – FKIP), Syarifah Amira (Akuntansi – FEB), dan Muslim Unana Safroni (Ilmu Hukum – FH).

Program mobilitas ini berlangsung selama satu semester, mulai Agustus hingga Desember, sebagai bagian dari upaya memperkaya pengalaman akademik mahasiswa dalam konteks internasional sekaligus memperluas perspektif keilmuan.

Motivasi Perluas Wawasan Global

Muslim Unana Safroni menyampaikan bahwa keikutsertaannya dilandasi keinginan memperdalam wawasan akademik di tingkat global.

“Saya ingin melihat bagaimana ilmu yang berkembang di Malaysia dan memahaminya melalui pendekatan yang diterapkan di Indonesia,” ujarnya kepada tim Humas UIR, Kamis (26/02/2026).

Menurutnya, pengalaman lintas negara menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas diri dan kesiapan menghadapi tantangan global.

Pilih Kampus Bereputasi

Pemilihan INTI sebagai kampus tujuan dinilai strategis. Perguruan tinggi tersebut dikenal memiliki reputasi baik, fasilitas modern, serta kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri.

Selain itu, kerja sama antara UIR dan INTI telah terjalin melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), sehingga membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas.

Aktif di Akademik dan Nonakademik

Selama berada di Malaysia, para mahasiswa mengikuti perkuliahan reguler bersama mahasiswa internasional. Mereka juga aktif mengikuti seminar dan konferensi untuk memperdalam pemahaman akademik.

Tidak hanya itu, Muslim juga terlibat dalam berbagai kegiatan nonakademik, seperti:

  • Program cultural exchange lintas negara

  • Partisipasi dalam job fair industri kampus

  • Kegiatan pengayaan kompetensi global

Melalui job fair tersebut, ia memperoleh gambaran lebih luas mengenai peluang karier baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sistem Pembelajaran Berorientasi Mahasiswa

Muslim menilai sistem pembelajaran di INTI mengedepankan student centered learning, yang mengombinasikan metode pembelajaran tradisional dengan teknologi industri serta pengalaman praktis.

Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa UIR dalam menghadapi persoalan akademik yang semakin kompleks di era global.

Inspirasi bagi Mahasiswa Lain

Keterlibatan mahasiswa lintas fakultas, termasuk dari Fakultas Hukum, diharapkan mampu memotivasi mahasiswa UIR lainnya untuk berani mengambil peluang internasional.

Program Student Mobility ini sekaligus mempertegas langkah UIR dalam menyiapkan lulusan berdaya saing global dan adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *